7 Negara yang Pernah Dilarang Ikuti Piala Dunia

piala dunia

Scottcarneyonline.com РSepanjang sejarah dalam pagelaran akbar Piala Dunia ada tujuh negara yang pernah dilarang mengikuti ajang sepak bola paling bergengsi di event tersebut. Ekuador bahkan sempat terancam turun pada pagelaran akbar di Piala Dunia 2022, tapi pada akhirnya FIFA tidak akan mengambil tindakan apa pun.

Ekuador kini sudah mengamankan sejumlah tempat di Piala Dunia 2022 dan tetapi sempat ada pengajuan bahwa ada pihak yang keberatan dari Asosiasi Sepak bola Chile kepada FIFA pada April lalu. Chile mengklaim bahwa pemain Ekuador Byron Castillo menggunakan akta kelahiran palsu dan merupakan imigran ilegal yang tidak mempunyai visa resmi.

Federasi Asosiasi Sepak Bola Chile menyatakan bahwa Castillo lahir di Kolombia pada 1995, bukan di negara Ekuador pada 1998 seperti yang telah ditunjukkan pada sejumlah dokumennya. Menurut keterangan dari Daily Mail, sebuah laporan telah diterbitkan dan membuktikan bahwa Castillo sebenarnya adalah orang dari negara Kolombia.

Namun, kini FIFA telah menolak klaim Chile itu bahwa pada musim panas lalu sehingga Ekuador tetap mendapat jatah untuk lolos ke paglaran akbar di Piala Dunia 2022 Qatar tersebut.

Daftar Tujuh Negara Yang Pernah Dilarang Berlaga Piala Dunia

Tim Panser Jerman dan Tim Samurai Jepang di Piala Dunia 1950

Pada perhelatan akbar Piala Dunia 1942 dan 1946 secara mendadak dibatalkan karena adanya Perang Dunia II dan kini turnamen kembali digelar pada 1950. Akan tetapi pada edisi keempat itu, Jerman dan Jepang tidak boleh diizinkan bermain dan terlibat secara langsung karena ulah mereka di Perang Dunia Kedua.

Pada Piala Dunia 1950 yang sedang berlangsung di Brasil, Uruguay yang kali itu menjadi juara. Tuan rumah Brasil hanya berhasil menjadi  runner-up, dan Swedia berhasil di urutan ketiga dan urutan keempat diduduki oleh Spanyol.

Baca juga: Prediksi Juara Piala Dunia di Situs Omega89

Tim Bafana Afrika Selatan di Piala Dunia 1970 dan 1990

Selama bergejolak perang politik apartheid di dalam negeri, Afrika Selatan harus kuat menghadapi sejumlah boikot internasional salah satunya adalah termasuk perhelatan Piala Dunia. FIFA khirnya juga melarang tim Afrika Selatan ikut Piala Dunia sejak 1963, dan pada akhirnya Afrika Selatan dikeluarkan dari keanggotaan FIFA pada 1976.

Namun setelah itu, pada akhirnya Afrika Selatan kembali diperbolehkan tampil lagi. Dan Afrika Selatan juga menjadi negara pertama di Benua Afrika yang menjadi tuan rumah Piala Dunia 2010.

Tim El Tri Meksiko di Piala Dunia 1990

Meksiko juga pernah dilarang tampil pada Piala Dunia 1990. Penyebabnya utamanya karena FIFA pada waktu itu mengungkap skandal Meksiko yang menurunkan sebanyak empat pemain yang berada di atas batas usia saat menjalani kualifikasi Piala Dunia untuk kelompok umur.

Piala Dunia 1990 pada akhirnya dimenangi Jerman Barat dan setelah itu mengalahkan Argentina di final. Tuan rumah Italia dan Inggris masing-masing juga berada di urutan ketiga dan keempat pada Piala Dunia tersebut.

Tim La Roja Chile di Piala Dunia 1994

Kiper Chile Roberto Rojas melakukan gimmick berpura-pura terluka oleh suar yang dilemparkan oleh penggemar selama pertandingan berlangsung di negaranya melawan Brasil pada 1989. Sebenarnya, dia menggunakan pisau tersembunyi yang terletak di sarung tangannya untuk melukai dirinya sendiri.

Insiden tersebut telah membuat FIFA melarang Chile tampil di Piala Dunia 1994. Dan juga Rojas juga dikenakan sanksi dilarang tampil seumur hidup.

Tim Singa Asia Myanmar di Piala Dunia 2006

Myanmar yang menarik diri dari pada pertandingan kualifikasi untuk Piala Dunia 2002. Mereka enggan berangkat ke Iran pada babak kualifikasi tersebut yang telah mereka ikuti pada musim piala dunia 2002.

Alhasil Myanmar terdampak terkena sanksi dan denda 23.500 dolar Amerika Serikat dari FIFA. Myanmar juga sempat mendapat larangan tampil pada perhelatan akbar Piala Dunia 2006 yang kala itu berlangsung di Jerman.

Tim Our Boys Rusia di Piala Dunia 2022

Setelah agresi militer invasi yang dilakukan Rusia ke Ukraina, negara yang saat ini tengah dipimpin oleh Vladimir Putin juga mendapat kutukan dari berbagai negara di seluruh dunia. FIFA akhirnya juga dengan tegas memutuskan tim sepak bola Rusia dilarang tampil dan berpartisipasi di Piala Dunia 2022.

Padahal peluang yang sangat besar Rusia untuk tampil di Qatar karena menjadi runner-up grup di babak kualifikasi pada penyisihan pra musim piala dunia. Pada pertandingan pertama Piala Dunia 2022 di Qatar yang akan berlangsung mulai 20 November mendatang.